Untuk Peringatan Saya

Syair Si Burung Pingai ~ Hamzah Fansuri

Mac 14, 2007

Hamzah sesat di dalam hutan
pergi uzlat berbulan-bulan
akan kiblatnya picek dan jawadan
inilah lambat mendapat Tuhan

Unggas pingai bukannya balam
berbunyi siang dan malam
katanya akal ahl al-alam
Hamzah Fansuri sudahlah kalam

Tuhan hamba yang punya alam
timbulkan Hamzah yang kalam
ishkinya jangankan padam
supaya warit di laut dalam

~ Hamzah Fansuri

Search This Blog

Popular Posts

Thursday, September 8, 2011

Merdekakah aku?...-touvan fatailah-

Bergema Lautan manusia pelbagai warna merayakan Kemerdekaan,
sejak pemimpin pertama melontarkan AKSARA itu,
Masih segar terngiang dicorang telingga sehingga kini,
namun obar cahaya itu tidak seterang dahulu,
cahayanya semakin redup di telan kemodenan,
dimamah ketandusan manusia yang alpa memahami maksud tersiratnya..


aku anak merdeka,
bebas menebarkan sayap agungku,
tanahku telah dikembalikan dan kukira tiada lagi penjajahan,
namun hatiku telah ditawan,
dengan pelangi barat yang menjanjikan kebahgiaan..


aku anak merdeka,
berpaksikan bendera asing,
mengejar emas dinegara orang,
kembali bertulangkan dusta,
bartuankan manusia setinggi pangkatnya
demi mengejar kesesatan duniawi.


Adakah Aku merdeka?
berteduhkan kekalutan jiwa,
mencengkan daging mentahku,
semakin hitam dan luluhnya,
meratah nilai pada yang Maha Esa..


teruskan larian tarimu wahai anak muda,
teruskan mencari jalan disetiap simpang yang menyesatkan,
jeritkan hatimu pada kemerdekaan sebenar,
pada tanah Tumpah darah mu..

Wednesday, September 7, 2011

KEMERDEKAAN ..Franky Elboin


Biarkan aku berteriak Tentang kemerdekaan Semoga Langit mendengarkannya
Jika bumi telah enggan mengerti makna Suaraku akan menembus awan Yang pasti menitikkan butir-butir kemerdekaan
Di sini ada kegemparan Melebihi masa peperangan
Kini pahlawan gentar Bagaimana meneruskan perjuangan?
Orang-orang bijak tertegun Yang tak mengerti angkat bicara
Kekusutan… kekusutan… kekusutan
Tak kenal saudara Tiada rasa Lupa Bangsa
Akankah teriakan ini menggetarkan hati? Untuk melihat Jati diri?
Bangsa merdeka terjajah kembali
Sebab tiada kendali diri Tiada cinta Tak kenal arti merdeka

Trials...Heather Harrison

The Lord knows how to rescue His own
His Word states the promise clearly
Remember friend, though the trials may hurt
He loves you very dearly.
Thank the Lord for what He's given
There are always Blessings to count
When turned to Him with a thankful heart
You begin to climb the mount.
You will not be overwhelmed with care
Nor will you drown with stress
As you look to the Word, and put His way first,
You will find the burdens are less.
Indeed the burdens become His weight
He's able to bear them and you
Give all to Him and learn of Him
And He will carry you through.
When refined in the furnace, so fiery the heat
And when His design is the blaze
The gold that was hidden by dross and the sin
Will show forth to His glory and praise.
The Spirit will take hold of you
As you let Him have His way
The devil will flee, and you will see
That the Lord has won the day.
So give thanks to the Lord wherever you are
For what He's done, and see
His love that is free and perfect and sure
Is for you as well as for me.

Tuesday, September 6, 2011

HAMPA...Chairil Anwar

kepada sri

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

Mencorakkan anak

Sabda Rasulullah s.a.w. :
“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua ibu bapalah yang mencorakkan anak itu sama ada menjadi seorang Yahudi , Nasrani atau Majusi.”

( Riwayat Muslim )

Monday, September 5, 2011

MEMANAH MATAHARI..NIMOIZ T.Y

Aku memanah matahari yang merenung tajam ke arahku
dengan busur ragu.

Yang kupanah
adalah celaru.

Sunday, September 4, 2011

Sajak Pagi..Ree-Yie

Hai kamu,
apa yang bisa kau tangkap diantara remang-remang mentari subuh?
saat rembulan mengucapkan kerinduannya pada mentari
dan menjadikan cahaya langit berpendar saling bertaut
saat kerlap-kerlip bintang merelakan sinarnya meredup
dengan tersenyum mengamati mentari yang bersinar
di antara suara takbir dan sejuknya pagi
dapatkah kau tangkap rinduku?
pagi ini aku titipkan dalam senyum
yang disampaikan pada indahnya langit subuh
selamat pagi,
mentari hatiku
ayo bersinar!